Foto dan Video Shooting WA 0813-7363-7833

Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASIONAL. Tampilkan semua postingan

Seleksi CPNS 9 September

Sabtu, 21 Juli 2012 | 0 comments

JAKARTA, KOMPAS.com—Tes kompetensi dasar untuk calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru tahun 2012 ini dilakukan 9 September. Soal tes kompetensi dasar ditangani konsorsium 10 perguruan tinggi negeri (PTN)."Sudah disiapkan 110 ahli dari 10 PTN untuk membuat soal terkait intelegensi dasar dan wawasan kebangsaan serta potensi psikologis. Tes kompetensi khususditangani instansi masing-masing,"tutur Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Ramli Naibaho, Jumat (20/7/2012) di Jakarta.Tahun ini, akan diseleksi CPNS untuk mengisi 11.879 formasi di 23 instansi pusat dan 2.681 formasi di 25 instansi daerah. Jumlah ini termasuk CPNS yang lulus dari sekolah kedinasan sebanyak 4.126 orang.


Published with Blogger-droid v2.0.4

8 Kafe dan Club Malam di Kota Kediri Digerebek

Kamis, 19 Juli 2012 | 0 comments

INILAH.COM, Kediri - Tim gabungan Polres Kediri Kota melakukan razia tempat hiburan menjelang bulan Ramadan. Petugasmenggerebek sedikitnya delapan kafe dan ckub malam yang tersebar di Kota Kediri.Tim gabungan dari Satuan Samapta,Reskrim dan Narkoba terbagi menjadi dua. Masing-masing tim mengobok-obok empat kafe. Di antaranya, Alien Kafe di Jalan Brawijaya, X-Movie dan X3 di Jalan Mayor Bismo, Metro Palace dan NAV Karaoke Keluarga di Jalan PB Sudirman.Wakapolres Kediri Kota Kompol Nur Hadi mengatakan, selain memeriksa kartu identitas para pengunjung serta wanita penghibur, pihaknya juga melakukan tes urin."Apabila diketahui positif narkoba, maka akan kita tindaklanjuti," tegasKompol Nurhadi yang memimpin razia di depan Alien Kafe, Rabu (18/7/2012)Selain melakukan razia, tim juga memberikan 'warning' kepada seluruh pemilik kafe dan tempat hiburan malam di Kota Kediri agar membatasi jam operasi mereka selama bulan Ramadan. Apabila ada yang membandel, pihaknya akan ditindak."Selama bulan Ramadan, jam operasional kafe dan tempat hiburan dibatasi. Jam buka kafe dan tempat hiburan malam mulai pukul 19.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Jika melanggar, akan kita tindak," ancam Nurhadi.Pada saat puluhan petugas Polres Kediri Kota dan sejumlah wartawandatang, beberapa pengunjung kafe dan wanita penghibur sempat panik. Mereka berusaha menyembunyikan wajahnya.Tetapi, tidak jarang diantara mereka justru terlihat santai sambil tersenyum geli. Para wanitapenghibur dan purel (pemandu lagu, red) nampak berpakaian sangat terbuka.Dari sejumlah pengunjung dan purel yang dilakukan tes urin, jelas Nurhadi belum ada yang diketahui positif mengkonsumsi narkoba. Mereka juga tidak ada yang diamankan petugas karena pelanggaran kartu identitas atau membawa narkoba serta barang terlarang lainnya. [beritajatim.com]


Published with Blogger-droid v2.0.4

Gubernur Siap Dukung DelegasiJabar di Mesir

Rabu, 27 Juni 2012 | 0 comments

INILAH.COM, Bandung - Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memberikan dukungan penuh kepada delegasi Jabar di Mesir. Namun pada tahun ini, dukungan dana belum bisa dilakukan karena terbentur pada nomenklatur anggaran.“Tentu kita akan support secara umum. Bahwa kemudian diperlukansupportkhusus,Insya Allahkita lakukan, baik personal atau lembaga. Tinggal dibuat dan dipikirkan anggarannya. Kalau sekarang ditanya berapa anggarannya, ya belum ada,” jelas Heryawan.Dia juga sangat meyakini sumber moralitas berasal dari wahyu dan sumber-sumber keagamaan. Artinya, kalau orang Jawa Barat rajin membaca Alquran dan terpelajar, maka persoalan-persoalan penyakit sosial masyarakat, seperti kenakalan remaja, narkoba, kekerasan, bisa dihindari.“Kalau orang membentengi diri dengan membaca Alquran, ada jaminan kepada dia untuk tidak berbuat salah. Ketika orang dekat dengan Allah, selalu sembah sujud pada-Nya, penjagaannya relatif lebih kuat untuk tidak melakukan penyimpangan. Nah,Dauroh Quranini dilakukan secara kelembagaan, maka pemerintah harus melindungi, membantu, mendukungnya,” tambahnya.Soal pengiriman ke daerah konflik, Heryawan mengaku tak risau. Terlebih sudah banyak lulusan disana dalam kondisi baik-baik dan pulang dengan bekal ilmu yang lebih dari cukup. “Darul Quran disana semacam lembaga yang punya sekolah formal. Santri disana diajarkan ilmu keagamaan plus hapalan Quran. Memang Mesirdan Jalur Gaza itu berbatasan, tetapi semua terkendali,” tegasnya.Soal kondisi penghafal Quran di Jabar, Heryawan mengaku kurang begitu paham karena belum memiliki data pasti. Namun diperkirakan mendekati angka 1.000 orang. “Beberapa waktu lalu,saya menghadiri wisuda santri di Parung Bogor. Mereka meluluskan 100 wisudawan. Nah 11 diantaranya hafal Quran 30 juz. Memang di Jabar belum ada data jumlah penghafal Alqruan. Mungkin mendekati 1.000,” pungkasnya.[ang]


Published with Blogger-droid v2.0.4

8 Orang Dikirim ke Jalur Gaza untuk Hafalkan Alquran

| 0 comments

Detik.com, Bandung,Delapan orang yang terdiri darienam siswa dan dua guru dari Pesantren Tahfidz Sekolah Darul Quran Internasional Bandung akandiberangkatkan ke Jalur Gaza, Mesir. Di sana mereka akan belajar sekaligus menghafal Alquran."Misi pertama kita menerima undangan dari Daarul Quranul Karim Wassunnah di Gazza. Kedua kita akan melakukan studi bandingkarena di sana setiap tahun berhasil melahirkan 10 ribu penghafal Alquran," kata Direktur Pesantren Tahfidz Sekolah Darul Duran Internasional Bandung AgusSudjatmiko.Hal itu dikemukakan Agus di sela pelepasan siswa dan guru yang akan berangkat ke Jalur Gaza di Gedung Negara Pakuan, Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (27/6/2012).Selain akan mendapat banyak pelajaran, para delegasi yang dikirim diharapkan mampu membangkitkan para santri atau siswa di sana."Mereka yang ada di Gaza setiap tahun menghafal Alquran, lalu kitayang jauh datang untuk ikut program di sana. Mudah-mudahansecara moral membangkitkan semangat mereka," tuturnya.Soal keberangkatan para delegasi, biayanya ditanggung orangtua atauwali para santri dan guru yang akan berangkat. Sementara untuk biaya mereka di sana berasal dari sumbangan berbagai pihak.Rencananya, delapan delegasi akanberangkat dari 2 Juli dari Indonesia dan diperkirakan tiba di Jalur Gaza pada 5 Juli. Di sana, mereka akan belajar menghafal Alquran selama dua hingga dua bulan setengah.Gubernur Jabar Ahmad Heryawan menyambut baik positif keberangkatan para delegasi itu. Ia berharap mereka akan menambah jumlah penghafal Alquran di Jabar. Sebab selama ini jumlah penghafal Alquran masih sedikit meski belum tahu jumlah pastinya berapa.Soal bantuan, Heryawan mengaku siap memberikannya. Namun saat ini ia belum memberikan bantuan dalam hal materi atau uang."Kalau diperlukan support khusus, insya Allah kita bantu. Tinggal dipikirkan anggarannya dan dibuat," tutur Heryawan.


Published with Blogger-droid v2.0.4
 
© Copyright 2009-2019 adilostudio All Rights Reserved.
Jl. Palembang-Pangkalan Balai Km. 29 Sembawa Kab. Banyuasin SUMSEL
HP.0813-7363-7833 e-Mail: adilostudio@gmail.com http://www.adilostudio.com